• Leadership Camp GenBI 2015, Pentingnya Karakter dan Integritas bagi Calon Pemimpin


    “GenBI, Sahabat BI.. GenBI, Energi untuk Negeri!!”, teriakan dari ratusan perwakilan mahasiswa penerima beasiswa BI spontan membahana diiringi pelepasan lampion dan kembang api yang menjadi penanda ditutupnya rangkaian acara Leadership Camp Generasi Baru Indonesia (GenBI) 2015 pada tanggal 15-16 Juni 2015.

    Kampus IPC Corporate University di Gadog - Ciawi menjadi saksi para muda-mudi dari berbagai daerah di seluruh Indonesia berbaur di dalam satu kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Ketika keberagaman diwujudkan dalam kebersamaan, maka terjadilah semangat kebersatuan. Begitu kira-kira gambaran kecil dari kegiatan Leadership Camp 2015 tersebut.

    Acara perdana bagi para mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia diawali dengan arahan dan diskusi interaktif dari Gubernur Bank Indonesia (GBI), Agus D.W. Martowardojo. Dalam paparannya, Agus Martowardojo menginspirasi prinsip dan karakter kepemimpinan laksana kakak kepada adik-adiknya. Semangat yang terpancar dari orang nomor 1 di Bank Indonesia sekaligus pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan dan CEO Bank Mandiri tersebut tak pelak menular kepada seluruh mahasiswa. Hal itu terlihat dari antusiasme ratusan mahasiswa untuk mendapatkan kesempatan bertanya dan berinteraksi langsung dengannya.

    Kepada 385 orang mahasiswa dari 77 perguruan tinggi di Nusantara itu, Agus Martowardojo menekankan pentingnya “karakter” bila ingin menjadi seorang pemimpin besar. “Orang yang punya kekuasaan, akan ditakuti. Tapi orang yang punya karakter akan dipercaya. Modal utama untuk sukses dan menjadi pemimpin adalah dipercaya. Sedangkan modal untuk dipercaya adalah integrity atau kejujuran. Maka, mulai sekarang mari kita ciptakan dan kembangkan karakter agar dapat dipercaya,” ungkap Agus.

    Selain mendapat banyak insight positif dan inspiratif dari Gubernur BI, peserta Leadership Camp GenBI 2015 juga berkesempatan berdiskusi interaktif dengan narasumber penting lainnya, seperti Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia Taufik Kurniawan, Walikota Bogor Bima Arya, Mantan Wakil Menteri Pendidikan Nasional Musliar Kasim, Founder YCAB Foundation Veronica Colondam dan Rektor Universitas Paramadina Firmanzah.

    Meski di hari pertama Leadership Camp itu terisi penuh dengan acara diskusi, namun para mahasiswa GenBI tetap terlihat sangat antusias hingga sesi akhir acara di malam hari. Di sesi terakhir rangkaian acara hari pertama, GenBI diberikan kesempatan untuk berinteraksi khusus dengan Walikota Bogor, Bima Arya.

    Menginjak hari kedua, acara dilanjutkan dengan kegiatan experiential learning di Taman Budaya Sentul. Pada kesempatan ini, para mahasiswa dibimbing oleh para pemandu expert dari Taman Budaya Sentul. Kegiatan didisain secara fun sekaligus untuk mengeksplorasi unsur-unsur kepemimpinan dan teamwork. Tampak para mahasiswa sangat menikmati permainan demi permainan yang dipandu.

    Semarak acara semakin meresap di hati para mahasiswa, saat mereka berkesempatan mendengarkan kuliah motivasi yang dibawakan oleh motivator muda berbakat Poppy Amalya. Sang motivator berhasil membawa suasana hati para mahasiswa terenyuh, bahkan hingga pecah tangisan mereka.

    Sebagai acara pamungkas Leadership Camp, Kepala Divisi Pemberdayaan Komunitas Bank Indonesia Iwan Setiawan memberikan sambutan penutupan acara serta masukan-masukan kepada para mahasiswa. “Leadership Camp ini memberikan basic knowledge dan insight tentang kepemimpinan sekaligus meningkatkan engagement teman-teman GenBI dengan BI. Leadership Camp ini adalah bagian yang terintegrasi dari Leadership Development Program” ungkap Iwan Setiawan. Iwan menyampaikan bahwa pelatihan-pelatihan dalam bentuk lain akan terus diberikan kepada GenBI untuk mendukung skill-nya sebagai leader. “Mimpi kami adalah ingin menjadikan GenBI sebagai frontliner bagi BI, agent of change di masyarakat, dan future leader yang berkarakter bagi Indonesia. Dimanapun dan kapanpun, GenBI tetaplah sahabat BI. Untuk itu mari terus bersatu dan berjuang untuk maju!”, pungkasnya.

    Usai sambutan Iwan Setiawan, acara dilanjutkan dengan persembahan hiburan khas tradisional nusantara yang disuguhkan para mahasiswa GenBI, dari Aceh sampai Papua. Kemeriahan acara pun disempurnakan dengan pelepasan lampion di pelataran halaman parkir kampus IPC. Sebanyak 18 lampion bersamaan dengan puluhan kembang api dilepaskan secara serentak menghiasi langit malam Ciawi yang cerah.
  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar