Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2016

Kilas Balik 12 Tahun Tsunami Aceh

Gambar

STRUKTUR ORGANISASI

Gambar
STRUKTUR PENGURUS GENBI PROVINSI ACEH PERIODE 2015/2017 Penasehat : Handoko Penanggung Jawab : Manjuria Pembina : Fadhil Muhammad Ketua Umum : Teuku Nori Nanda UIN AR-RANIRY/HES Wakil Ketua : Fadlurahman UNSYIAH/Hukum Pidana Seketaris : Amalia Wulandari UIN AR-RANIRY/UIA Bendahara : Noviyanti wahyuni atmagara UNSYIAH/ Hukum Perdata Koordinator UIN AR-RANIRY : Afdhal Purnama UIN AR-RANIRY/KPI Koordinator UNSYIAH : Aliffiadara Melyza Ayumi UNSYIAH/Ilmu Hukum Ketua Bidang Kewirausahaan : Imran Zulfitri UIN AR-RANIRY/SPH Seketaris : Siti Hajar UIN-AR-RANIRY/PGMI Anggota 1. Iswa

Membudayakan Transaksi Nontunai di Masyarakat

Gambar
Oleh Amalia Wulandari PERNAHKAH   Anda berbelanja di pasar atau di toko, namun si penjual mengatakan bahwa dia tidak memiliki uang kembalian? Atau, pernahkah Anda berbelanja, lalu si penjual memberikan kembalian dalam bentuk uang recehan dalam jumlah yang banyak? Saya meyakini satu dari tiga orang yang berbelanja di pasar atau toko pernah mengalami hal ini ketika berbelanja. Hal demikian bisa merepotkan bagi kita apabila stok uang tunai yang ada di dompet tidak terlalu banyak dan terlebih lagi pecahannya tidak bervariasi. Untuk mengantisipasi hal tersebut, penggunaan instrumen pembayaran non tunai seperti   E-Money,   Kartu Debet atau Kartu Kredit mungkin bisa menjadi pilihan. Pembayaran dengan instrumen nontunai sudah bukan hal yang baru di Indonesia. Namun, sampai saat ini masyarakat masih terbiasa dengan pembayaran tunai. Jika kita lihat lebih lanjut, tak banyak yang bisa dilakukan dengan pembayaran tunai kecuali harus membawa dan menyiapkan fisik uang di dalam

Bertransaksi dengan Layanan Keuangan Digital

Gambar
Oleh Noviyanti Wahyuni Atmagara JAUHNYA jarak tempat tinggal dengan kantor cabang dan   ATM   bank, kini bukan lagi menjadi hambatan bagi kita untuk bisa melakukan transaksi perbankan. Selama di tempat tinggal anda memiliki sinyal telekomunikasi handphone atau jaringan internet, semua orang kini dimungkinkan untuk bertransaksi melalui bank. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan Layanan Keuangan Digital (LKD). LKD adalah kegiatan layanan jasa sistem pembayaran atau keuangan terbatas yang dilakukan tidak melalui kantor fisik, namun dengan sarana teknologi seperti telepon genggam dan website yang dilakukan melalui agen. Agen tersebut dapat berupa individu masyarakat umum atau badan hukum yang telah bekerja sama sebagai mitra bank tertentu untuk memperoleh izin resmi atau lisensi untuk membuka cabang agen LKD. Target utamanya untuk menjangkau masyarakat yang belum banyak terlayani oleh bank. Melalui agen LKD tersebut, masyarakat yang merupakan konsumen dari agen L