Latest News
Sabtu, 07 Januari 2017

GNNT Sebagai Sarana Penggalakkan Masyarakat Dalam Melakukan Transaksi Non Tunai


Oleh Mulyadi Gunawan

GNNT Sebagai Sarana Penggalakkan Masyarakat Dalam Melakukan Transaksi Non Tunai

Di era yang serba digital dewasa ini kenyamanan dan kemudahan sangat di tuntun dalam setiap kegiatan yang di lakukan masyarakat, terutama kenyamanan dan keamanan dalam transaksi. Masyarakat secara umum melakukan transaksi secara tunai meskipun ada sebagian yang telah beralih ke transaksi non tunai. Hal ini disebabkan karena masyarakat beranggapan bahwa melakukan transaksi secara tunai lebih mudah dan dapat dilakukan kapan saja dimana saja bahkan ke pelosok sekalipun. Selain itu minimnya pengetahuan masyarakat akan uang elektronik dan keterbatasan penggunaannya yang dibatasi oleh sarana dan prasarana. Meskipun demikian, Bank Indonesia dan pemerintah terus menggalakan Transaksi non tunai  sebagai sarana untuk mendorong masyarakat meminimkan penggunaan uang tunai (less cash society).

Upaya-upaya yang dilakukan Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah untuk penggalakan penggunaan transaksi non tunai salah satunya dengan cara Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Gerakan ini merupakan sebuah wadah sosialisasi  pengenalan transaksi non tunai kepada masyarakat bahwa transaksi secara non tunai memiliki berbagai keuntungan diantaranya kemudahan dalam ber transaksi, keamanan dan efesien. Selain itu penggunaan transaksi secara non tunai juga dapat mencegah terjadinya inflasi, dimana inflasi terjadi karena terlalu banyak uang kertas beredar, juga untuk mengurangi kriminalitas dalam transaksi baik berupa transaksi uang palsu, pencucian uang bahkan pendanaan komunitas kriminal berupa terorisme.

Gerakan Nasional Non Tunai ini pertama di buka oleh Gubernur Bank Indonesia Agus D.W Martodojo pada hari kamis 14 agustus 2014 di Jakarta.Yang pertama kali di galakkan di mangga dua di jakarta merepresentasikan transaksi keuangan. meningkatkan kesadaran masyarakat, pelaku bisnis dan juga lembaga-lembaga pemerintah untuk menggunakan sarana pembayaran non tunai dalam melakukan transaksi keuangan, yang tentunya mudah, aman dan efisien. Sementara itu di Aceh GNNT dilaksanakan pada hari Sabtu, 25 April 2015 di Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Aceh, materi dan pemahaman mengenai Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) dan Lembaga Keuangan Digital (LKD) dipaparkan oleh narasumber dari perwakilan BI pusat. kegiatan ini di harapkan dapat menambah pengetahuan dan pemahaman masyarakat akan untungnya melakukan transaksi secara non tunai.

Kegiatan GNNT ini di sikapi dengan baik oleh masyarakat banda aceh khusus nya, dimana kemudahan dalam bertransaksi non tunai di banda aceh di sinyalir dengan sinyal positif oleh masyarakat. Hal ini ditandai dengan ketersediaan alat transaksi non tunai di tempat-tempat perbelanjaan. Baik di tempat perbelanjan modern, maupun  pembelanjan tradisional bahkan warung kopi di banda aceh pun telah menyediakan alat dan bisa ber transaksi secara non tunai.
Selain itu PEMKO Banda Aceh telah meluncurkan dan mengoperasikan Bus Trans Koeta Radja yang memberlakukan sistem pembayaran secara non tunai. Karena sistem pembayaran secara non tunai merupakan hal yang baru bagi masyarakat kota banda aceh secara umum, maka ketika peluncuran Bus pertama PEMKO membagikan seribu uang elektronik secara gratis kepada pengguna bus dengan saldo Rp. 5000 dengan tujuan edukasi dan penarikan minat penggunaan transaksi secara nontunai kepada masyarakat. Meskipu demikian perlu adanya tindakan lebih lanjut dari berbagai kalangan dalam penggalakan transaksi non tunai tersebut, disamping penyedian fasilitas juga pengedukasian yang menyeluruh kepada masyarakat juga harus di lakukan agar pemahaman masyarakat akan keuntungan transaksi secara non tunai dapat di pahami berbagai kalangan masyarakat.
Mulyadi Gunawan Mahasiswa UIN Ar-Raniry Fakultas Tarbiyah -dan Sebagai Ketua Divisi Lingkungan Hidup di GenBI Provinsi Aceh. Email :Mulyadigunawan.mg@gmail.com
  • Google+ Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: GNNT Sebagai Sarana Penggalakkan Masyarakat Dalam Melakukan Transaksi Non Tunai Rating: 5 Reviewed By: genBI Aceh