• Uang Baru Beredar di Aceh Capai Rp 20 M

    Uang Baru Beredar di Aceh Capai Rp 20 M
    Selasa, 10 Januari 2017 09:10


    BANDA ACEH - Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh, Ahmad Farid menyebutkan peredaran uang pecahan rupiah emisi tahun 2016 di seluruh Aceh sudah mencapai Rp 20 miliar lebih.
    Ahmad Farid menyampaikan hal ini saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Harian Serambi Indonesia di Gampong Meunasah Manyang PA, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (9/1).
    Kedatangannya itu diterima Pemimpin Umum Serambi Indonesia, H Sjamsul Kahar, Pemimpin Perusahaan, Mohd Din, Manajer Iklan, Hari Teguh Patria, Manajer Percetakan Umum, Firdaus, dan Manajer Promosi, M Jafar.
    Ahmad Farid menambahkan uang pecahan baru yang terdiri atas tujuh uang pecahan kertas dan empat pecahan logam tersebut tidak dapat segera terpenuhi ke seluruh wilayah Aceh. Namun dari sisi perencanaannya uang pecahan baru tersebut akan menggantikan uang-uang yang sudah tidak layak edar.
    “Harapan kami juga bisa untuk segera diperbanyak ke seluruh daerah. Pada hari ini pun teman-teman di Bank Indonesia melakukan kas keliling sampai ke Subulussalam, Singkil, salah satunya membawa uang baru itu. Agar masyarakat juga mengenal uang baru tersebut, meskipun dari sisi jumlah belum maksimal,” katanya.
    Selain itu, ia juga menyampaikan masyarakat dapat menukarkan uang pecahan baru dalam nominal apapun ke kantor BI setempat, baik itu Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000. Namun uang yang ditukar masih dalam jumlah yang wajar yaitu Rp 1 juta atau Rp 2 juta.
    “Masyarakat yang mau nukar dalam jumlah yang tidak wajar misalnya Rp 2 miliar atau Rp 3 miliar, kita batasi. Artinya itu kepentingannya untuk apa. Tapi kalau sifatnya masih wajar gak masalah,” demikian Ahmad Farid. (una)
    Tags 


  • You might also like

    No comments:

    Post a Comment