Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2019

Genbi Komsat UIN Ar-Raniry Adakan Diskusi Kiat Mempraktikkan Bahasa Inggris

Gambar
www.genbiaceh.or.id | Banda Aceh- Generasi Baru Indonesia (Genbi) Komisariat Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, mengadakan diskusi English Club dengan Tema "English is the key of success", di taman Fakultas Dakwah dan Komunikasi kampus tersebut, Jum'at (26/7/2019). Kegiatan ini mengundang salah satu mahasiswa Arsitektur Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) sebagai pemateri yang merupakan warga negara Gambia, Benua Afrika, Alagie Salieu Nankey. Dalam diskusi ini, ia mengatakan bahwa, Bahasa Inggris adalah salah satu kunci keberhasilan di Era Revolusi Industri 4.0. "Bahasa Inggris adalah salah satu kunci keberhasilan di Era Revolusi Industri 4.0. Oleh karena itu setiap individu harus memiliki motivasi dan minat yang tinggi dalam mempelajari bahasa Inggris," katanya. Ia menghimbau bahwa setiap generasi Aceh sudah saatnya mempublikasi segala sesuatu di media menggunakan bahasa Inggris. Karena banyak sekali orang di luar sana yang menanamka

Genbi Komsat UIN Ar-Raniry Gelar Aksi Bersih Mushola

Gambar
www.genbiaceh.or.id | Banda Aceh - Generasi Baru Indonesia (Genbi) komisariat Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry melakakukan aksi bersih Mushola, di Mushola Lamnyong Rukoh, Banda Aceh, Senin (22/7/2019). Aksi ini dilakukakan guna menjadikan mushola yang ada di sudut bagian pasar Rukoh bersih dan nyaman ketika dipakai beribadah. Lokasinya yang persis berada di pinggir jalan dan tak jauh dengan tempat pembuangan sampah kerap kali  mengundang bau yang tak sedap. Untuk itu, melalui divisi lingkungan, Genbi mengerahkan seluruh anggotanya menggelar aksi bersih-bersih di lokasi tersebut. Selain digunakan untuk shalat fardhu berjamaah, mushola ini dipakai juga untuk mengajar ngaji anak-anak sekitar. Ketua Genbi Komisariat UIN Ar-Raniry, Fazil Rinaldi mengatakan, ketidakpedulian masyarakat akan kebersihan lingkungan walaupun dalam segi kecil sangat berdampak buruk. "Ketidakpedulian masyarakat kota terhadap lingkungan bisa menjadi ancaman serius bila tidak ditan

Industri Halal Menjadi Tolak Ukur Perkembangan Umat

Gambar
www.genbiaceh.or.id | Banda Aceh -Dalam Talk Show dengan tema Strategi pengembangan usaha dan industri halal,  Kepala Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM), drh. H. Fakhrurrazi, MP mengatakan, sebagai seorang muslim kita harus menjadi seseorang yang benar-benar menerapkan ilmu syariah. "Himbauan kepada umat muslim, maka harus  berakhlak, beriman, berilmu dan beramal, serta makan makanan yang halal, dalam keseharian juga melakukan pertakaran tanpa ada yang dikurangi," katanya, Minggu (21/7/2019). Dalam materinya ia juga menyampaikan, bahwa menggunakan ataupun mengkonsumsi produk halal menjadi ibadah yang wajib bagi umat Islam. "Mengkonsumsi makanan yang halal akan mempengaruhi akhlak dan adab dalam kehidupan. Karena akhlak dan adab adalah yang paling utama," ujarnya. Selain itu, pentingnya mengkonsumsi makanan yang halal akan sangat mempengaruhi perkembangan anak agar menjadi anak yang shaleh dan shalehah.

Bank Indonesia Ajak Masyarakat Menyamakan Persepsi Praktik Keuangan Syariah

Gambar
www.genbiaceh.or.id | Banda Aceh – Bank Indonesia mengajak untuk menyamakan persepsi teori dan praktik dalam keuangan syariah yang dituangkan dalam diskusi seminar Festival Ekonomi Syariah Aceh 2019, di Gedung Taman Budaya Aceh, Minggu (21/7/2019). Hal ini disebabkan oleh banyaknya perbedaan persepsi masyarakat tentang haram halalnya persoalan keuangan. Penulis Buku dan CEO Amana Sharia Consulting, Ahmad Ifham Sholihin mengatakan, persepsi seseorang dapat diubah dengan mengubah persepsi diri sendiri terlebih dahulu. "Mengubah persepsi orang harus dengan cara mengubah persepsi diri sendiri, dan memberi contoh," katanya. Saat ini banyak kalangan masyarakat yang menjustifikasi suatu paham tanpa pengetahuan yang luas. Melebelkan riba terhadap suatu transaksi yang sebenarnya halal. "Ada dosa yang lebih besar, lebih parah dari pada menjadi pelaku pesta riba, yakni menuduh riba pada transaksi yang sebenarnya halal," kata Ifham. Melakukan peralihan terhadap

Mengangkat Industri Kreatif dan Pariwisata Halal Aceh dalam Ekonomi Islam

Gambar
www.genbiaceh.or.id | Banda Aceh – Talkshow "Potensi Industri Kreatif dan Pariwisata Halal Aceh " menjadi salah satu rangkaian acara yang ikut memeriahkan Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) Aceh 2019 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Aceh di Taman Budaya Aceh, Banda Aceh, Sabtu (20/7/2019). Talkshow ini mengundang narasumber yang sangat berkompeten, yaitu Daudy Sukma, S.E. (CEO Minyeuk Pret), Dr. Muhammad Yasir Yusuf, M.A., (Tokoh Ekonomi Syariah  Sumatra), dan Ir. R. Wisnu Rahtomo, M.M. (Anggota Tim Percepatan Pengembangan Sertifikasi Halal Kementerian Pariwisata), serta didampingi oleh Yarmen Dinamika sebagai moderator. Acara yang berlangsung  mulai pukul 14.00 WIB ini dihadiri lebih dari 300 peserta  dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, dosen, guru, lembaga keuangan, dan instansi lainnya. Menurut seluruh narasumber, Aceh merupakan daerah yang sangat cocok untuk diterapkan sistem pariwisata halal, karena Aceh memiliki

Bank Indonesia Gelar Seminar Pemberdayaan Ekonomi Islam

Gambar
www.genbiaceh.or.id | Banda Aceh- Bank Indonesia menyelenggarakan Festival Ekonomi Syariah yang dibuka dengan Seminar bertajuk "Model Pembelajaran Usaha Syariah Berbasis Masjid dan pesantren" di Gedung Taman Budaya, Banda Aceh, Sabtu (20/7/2019). Sepuluh menit sebelum acara, ruangan sudah terisi oleh mahasiswa dan siswa serta staf Bank yang ada di Aceh. Seminar ini dipandu oleh moderator yaitu Dr. Hafas Furqani dengan pemateri utama Dr. Irfan Syauqi Beik dari BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional ) , dalam diskusi seminar ia memaparkan beberapa pemberdayaan yang dilakukan oleh Basnaz seperti lembaga pemberdayaan ekonomi mustahik (LPEM) yang di dalamnya terdapat program mustahik pengusaha, program lumbung pangan, dan mendirikan Zmart. Kemudian lembaga zakat community development (ZCD) di sini mereka membuat desa ekowisata kopi, pemberdayaan nelayan, budidaya kerang darah. Lembaga pemberdayaan peternak mustahik (LPPM) terdapat program balai ternak. Dan ya

Less Waste Event, Kegiatan Kolaborasi SAHI dan GenBI Aceh untuk Kurangi Limbah Plastik

Gambar
www.genbiaceh.or.id | Banda Aceh – Generasi Baru Indonesia (GenBI) Aceh berkolaborasi dengan Sahabat Hijau (SAHI) mengadakan kegiatan “Less Waste Event” mengiringi car free day di depan Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Banda Aceh. Minggu (7/7/2019). Sebanyak sebelas perwakilan GenBI Aceh dan enam anggota SAHI berpartisipasi dalam kegiatan kolaborasi ini, yang kemudian dibagi menjadi tiga tim, yaitu Tim Edukasi, Tim Patroli, dan Tim Penjaga Posko. Tim Edukasi bertugas memberikan bimbingan dan arahan kepada masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya sembari. Tim Patroli bertugas memantau dan menegur masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Selanjutnya, Tim Penjaga Posko bertugas memilah sampah-sampah yang bisa dimanfaatkan untuk daur ulang. Sembari melaksanakan tugas, ketiga tim juga turut mengutip sampah dalam lingkup car free day. Yusrida Arnita selaku Ketua Lembaga SAHI yang juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, memotivasi masing-m

GenBI Aceh Gelar Acara Silaturrahmi Pengurus 2019/2020

Gambar
Banda Aceh - Generasi Baru Indonesia (GENBI) menggelar acara temu ramah dengan tema Bersinegritas Bersama Jiwa Baru dan Semangat Baru Menjadi Energi Untuk Negeri. Minggu, (30/6/19). Acara ini dilaksanakan di Pantai Lampuuk, Aceh Besar. Guna untuk memperkuat silahturrahmi bagi pengurus Genbi Aceh dengan pengurus baru tahun 2019 Acara ini juga diisi dengan kegiatan positif seperti membersihkan pantai, sharing dan bermain games bersama seperti Ranking 1, tarik tambang dan makan bersama. Dengan adanya kegiatan aksi temu ramah akan memberikan wawasan terhadap pentingnya menjaga lingkungan, serta akan membentuk rasa kepedulian, acara ini juga dilakukan untuk menjaga ukhuwah terhadap sesama. (Dian Ken)