GenBI UTU Sosialisasi Penggunaan QRIS



www.genbiaceh.or.id | Meulaboh- Komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Aceh komisariat Universitas Teuku Umar (UTU) melaksanakan kegiatan Sosialisasi QRIS (standard QR code untuk pembayaran digital) bersama Bank Indonesia Provinsi Aceh, di Universitas Teuku Umar, Meulaboh, Aceh Barat, Kamis (27/2/2020).

Mengusung tema "QRIS Menuju Indonesia Maju", kegiatan ini bertujuan agar Generasi Baru Indonesia mampu memberikan energi positif kepada masyarakat dalam melakukan pembayaran digital dengan mudah, efektif dan efisien demi kemajuan bangsa dan negara.

Lalu apa itu QRIS?

Dikutip dari laman resmi Bank Indonesia, QRIS merupakan standar QR Code untuk pembayaran digital melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking.

Setiap penyedia Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) berbasis QR (termasuk PJSP asing) wajib menggunakan QRIS. Ini diatur BI dalam PADG No.21/18/2019 tentang Implementasi Standar Internasional QRIS untuk Pembayaran.

QRIS disusun oleh BI dan ASPI (Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia), yang menggunakan standar internasional EMV Co, yakni lembaga yang menyusun standar internasional QR Code untuk sistem pembayaran.

Narasumber dari Bank Indonesia Provinsi Aceh Ardi Pratama, Asisten Fungsi Analisis Sistem Pembayaran, Keuangan Inklusif, dan Perlindungan Konsumen mengatakan, kegiatan QRIS bersifat inklusif, digunakan untuk seluruh lapisan masyarakat dan bisa digunakan sebagai transaksi pembayaran di domestik dan luar negeri. Selain itu, masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah dan aman dalam satu genggaman ponsel.

Dengan adanya transaksi dengan QRIS, tentunya menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung efisien dan efektif melalui satu kode QR yang bisa digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel kita

Transaksi dengan QRIS langsung terjadi, karena prosesnya cepat dan seketika, sehingga mendukung kelancaran sistem pembayaran.

"Tujuan adanya QRIS ini tak lain agar pembayaran digital jadi lebih mudah bagi masyarakat dan dapat diawasi oleh regulator dari satu pintu. Karena telah berstandar, QRIS dapat digunakan lintas platform," katanya.

Sebagai gambaran, seorang pengguna GoPay, lalu seorang lainnya punya OVO,  dia punya DANA, dan lainnya  punya LinkAja. Mereka semua bisa bertransaksi pada merchant yang melayani pembayaran nontunai dengan QRIS. Artinya, pengguna GoPay tak terbatas, transaksinya hanya pada merchant mitra GoPay, begitu juga lainnya.

Karena sistem QR Code ini menggunakan Merchant Presented Mode (MPM), pengguna dapat memindai QR Code di QRIS yang ada di berbagai merchant yang menyediakan transaksi nontunai.

Ketua GenBI Komisariat UTU, Rahmat Dilta Harahap mengatakan, dengan adanya kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberi dampak yang besar bagi masyarakat di Kabupaten Barat-Selatan khususnya.

"Alhamdullilah, kami sangat senang dengan kedatangan pihak Bank Indonesia yang mensosialisasikan tentang sistem pembayaran non tunai, kita harapkan melalui kesempatan ini nantinya dapat memberi dampak yang besar bagi masyarakat Barat Selatan Aceh khususnya," ujarnya.

Kegiatan di akhiri dengan pembagian door prize bagi mahasiswa yang bertanya, foto Bersama serta evaluasi kegiatan serta makan bersama.[]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beasiswa Bank Indonesia Provinsi Aceh Tahun 2020 Telah Dibuka

GenBI Unaya Sosialisasi Lingkungan Bersih

GenBI Aceh Gelar Pelatihan Jurnalistik di Perpustakaan BI