Jumat, 03 April 2020

BI sosialisasikan QRIS Sebagai Teknologi Transaksi Terbaru di Aceh



Banda Aceh – Untuk memperkenalkan implementasi penggunan Quick Response Code Indonesia Standart (QRIS) sebagai salah satu metode transaksi terbaru Bank Indonesia (BI) mengadakan Edukasi QRIS Nasional yang mengusung Tema "Jak Tapake QRIS" Geulanggang mahasiswa Unsyiah, Sabtu (14/03/2020).

Sosialisasi ini dihadiri oleh seluruh jajaran forkompimda  serta perwakilan Generasi Baru Indonesia (GenBi) Aceh sebagai Agam dan Inong QRIS.

Kepala Bank Indonesia Aceh Zainal Arifin Lubis, dalam sambutannya mengatakan BI terus berupaya untuk terus beralih untuk menurunkan kondusis uang yang begitu besar dan mendorong penguatan Usaha Kerja Menengah (UKM).

Untuk itu QRIS juga dirancang sebagai antisipasi penyebaran virus Corona melalui uang kertas yang digunakan sebagai transaksi tunai oleh masyrakat.

“Kita berharap melalui QRIS ini masyarkat Aceh dapat terbebas dari virus corona, QRIS dibuat untuk mengupayakan agar masyrakat UKM dan pedagang kecil lainnya agar tetap maju sehingga masyarakat bisa memanfaatkan transaksi baru yaitu QRIS untuk memudahkan transaksi antar penjual dan pembeli secara efisiensi melalui tatap muka langsung atau universal melalui kanal manapun,” kata Zainal 

Ia juga menambahkan kode QR yang menggunakan QRIS sudah diseragamkan untuk BPJS seperti Go Pay, OVO, dan LinkAja.

Sementara itu, pelaksana tugas Gubernur Aceh Nova Iriyansyah dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh kepala Bappeda mengatakan bahwa, QRIS merupakan langkah penting dalam mengenalkan dan mengedukasi masyarakat dalam sarana traksaksi non tunai yang praktis dan efisien, ia berharap melalui kegiatan ini dapat menjembatani kebutuhan masyrakat dan pelaku UKM terhadap layanan jasa yang dikembangkan oleh BI, ini merupakan cakrawala dalam berfikir untuk memanfaatkan teknologi, kegiatan ini sejalan dengan rencana mewujudkan aceh smart provinsi, sebagai provinsi yang nyaman dengan system teknologi komunikasi yang terinteraksi dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita berada di era digital yang serba cepat mudah dan instan, hampir seluruh linit kehidupan sehari-hari ditopang oleh internet, masa semua sadar teknologi dan diera ini kita dapat berkomunkasi sedemikian dekat walau posisi tak terlihat, kini transaksi cukup menggunakan selembar kartu debet saja bahkan dengan menggunakan smartphone, transaksi QRIS dapat mempermudah dan memberi efek positif yang menguntungkan kedua pihak, Qris menjadi jembatan penghubung yang harus kita dukung bersama, ini pertanda bahwa seluruh elemen di aceh yang bertujuan mewujudkan system pembayaran yang handal, kita berharap Qris dapat membawa Qris lebih maju dan berkembang dan tidak dipusingkan dengan transaksi lainnya, saya menghimbau masyarakat untuk menggunakan Qris untuk meningkatkan omzet pendapatan, pelaku UKM harus menerapkan dengan baik dan jangan abai dengan dunia digital , pelaku UKM akan didukung oleh pemerintah mulai dari modal dan promosi sehingga produk UKM dapat dikenal oleh manca Negara. *(Anita)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar